AI untuk Bantu Lamar Beasiswa: Boleh Sampai Mana?
Hai teman-teman. Jadi ceritanya begini: kemarin ada adik kelas yang ngirimin aku draft esai beasiswanya, dan aku cuma baca dua paragraf langsung tutup. Bukan karena jelek, ya. Justru karena terlalu “bagus”. Terlalu rapi, terlalu formal, penuh kata-kata kayak “saya merupakan pribodi yang highly motivated” β dan ada satu kalimat yang bunyinya persis banget sama esai…
